Tingkatkan Kompetensi, Instruktur Kursus di Sumatra Ikuti Pelatihan Pemrograman Android

Tingkatkan Kompetensi, Instruktur Kursus di Sumatra Ikuti Pelatihan Pemrograman Android

Tingkatkan Kompetensi, Instruktur Kursus di Sumatra Ikuti Pelatihan Pemrograman Android

Tingkatkan Kompetensi, Instruktur Kursus di Sumatra Ikuti Pelatihan Pemrograman Android
Tingkatkan Kompetensi, Instruktur Kursus di Sumatra Ikuti Pelatihan Pemrograman Android

Bukittinggi, Kemendikbud — Sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi instruktur

kursus dan pelatihan di bidang komputer, Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan (Ditbinsuslat) Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud) menggelar pelatihan pemrograman komputer berbasis Sistem Operasi Android.

Sebanyak 60 instruktur kursus dan pelatihan dari regional Sumatra hadir di Hotel Grand Royal Denai Kota Bukittinggi Sumatra Barat untuk mengikuti pelatihan tersebut. Pelatihan berlangsung tanggal 26 hingga 28 Februari 2018. Peserta yang hadir adalah instruktur kursus komputer dari provinsi Jambi, Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Pelatihan selama tiga hari ini dibimbing oleh instruktur dari SEAMEO Regional Open Learning Centre (Seamolec).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan kursus dan pelatihan di bidang

komputer khususnya pemrograman aplikasi mobile berbasis Android; meningkatkan kompetensi instruktur kursus dan pelatihan di bidang komputer; dan memperluas sarana promosi dan akses layanan kursus dan pelatihan melalui Google Play Store.

Kegiatan di Kota Bukittinggi ini adalah merupakan pelatihan ke-4 yang dilaksanakan oleh Ditbinsuslat. Tiga pelatihan sebelumnya dilaksanakan dengan sukses di Yogyakarta, Bogor, dan Surabaya.

Rizal Adompo, salah satu narasumber Seamolec mengatakan peserta pelatihan

pada angkatan sebelumnya sangat antusias mengikuti materi dan telah mampu membuat aplikasi berbasis Android. Ia berharap peserta pelatihan di Bukittinggi juga bersemangat dan aktif mengikuti seluruh pelatihan. “Sebagian aplikasi karya peserta pelatihan telah masuk dalam Google Play Store,” ujar Rizal saat pembukaan pelatihan, Senin (26/2/2018).

Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan Ditbinsuslat Lestari Kusumawardhani berharap agar para peserta dapat terus berfikir kreatif, berinovasi untuk meningkatkan mutu lembaga kursus dan pelatihan. “Anda harus jadi agent of change dan harus berfikir out of the box untuk terus meningkatkan mutu lembaga kursus dan pelatihan,” pesan Lestrai kepada para peserta. (Nur Widiyanto)

 

Sumber :

http://ejournal.upi.edu/index.php/WapFi/comment/view/15816/0/115984