Pendidikan

Tak Perlu Masuk Kurikulum 2013

Tak Perlu Masuk Kurikulum 2013

Tak Perlu Masuk Kurikulum 2013

Tak Perlu Masuk Kurikulum 2013
Tak Perlu Masuk Kurikulum 2013

Pendidikan kesehatan reproduksi dinilai tak perlu dimasukan sebagai mata pelajaran

pada kurikulum 2013. Sebab, mata pelajaran yang ada sudah cukup banyak.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMAN 6 Kota Bekasi, Hasyim, mengatakan saat ini terdapat 16 mata pelajaran dalam kurikulum 2013. Jumlah tersebut dianggap sudah cukup banyak dan memberatkan siswa dalam belajar.

Rencana Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Nasional (BKKBN) untuk memasukan pendidikan kesehatan reproduksi sebagai mata pelajaran pada kurikulum 2013 dinilai akan membebani siswa.

Ia berpendapat, apabila substansi reproduksi dianggap penting sebaiknya digabung

ke dalam mata pelajaran Biologi. ”Jika memang mata pelajaran tentang reproduksi itu penting, include saja ke dalam salah satu konten materi itu. Menurut saya akan lebih bijak,” ujar Hasyim kepada Radar Bekasi, Kamis (8/8).

Lebih lanjut dikatakannya, apabila pendidikan kesehatan reproduksi tetap dimasukan ke dalam kurikulum 2013, maka proses belajar dan mengajar akan berjalan tidak efektif. ”Jika mata pelajaran reproduksi itu terpisah, menurut saya nantinya tidak akan berjalan efektif dan terlalu berlebihan,” tukasnya.

Sementara, Kepala Sekolah Bina Karya Mandiri II, Ayung Sardi Dauly, mata pelajaran dalam kurikulum 2013 sudah membebani siswa karena waktu belajar yang cukup panjang 50 jam per minggu. Dikatakannya, pendidikan lingkungan hidup yang pernah masuk dalam kurikulum 2013 saja dihapus karena membebani siswa dalam belajar.

Ayung berpendapat, pendidikan kesehatan reproduksi tak tepat untuk dimasukan

ke dalam kurikulum 2013. ”Materi pendidikan kesehatan reproduksi menurut saya tidak butuh mata pelajaran khusus, masukan saja kedalam materi IPA atau Biologi atau bisa juga dimasukan ke dalam ekstrakurikuler usaha kesehatan sekolah (UKS),” ujarnya.

Sedangkan Wakil Kepala Sekolah SMPN 34 Kota Bekasi bidang Kurikulum SMPN 34 Kota Bekasi, mengatakan pendidikan kesehatan reproduksi tak perlu dimasukan ke dalam kurikulum 2013 jenjang SMP. Sebab, pelajarannya sudah ada dalam mata pelajaran Biologi.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/