Pendidikan

Tahap-tahap perkembangan pada periode prenatal

Tahap-tahap perkembangan pada periode prenatal

Tahap-tahap perkembangan pada periode prenatal

Tahap-tahap perkembangan pada periode prenatal
Tahap-tahap perkembangan pada periode prenatal

Perkembangan prenatal berlangsung sekitar 266 hari, dimulai dengan pembuahan dan diakhiri dengan kelahiran. Ini dapat dibagi dalam tiga periode.

1) Periode germinal

• Dua pekan pertama setelah pembuahan
• Telur yang baru saja dibuahi disebut zigot
• Terjadi pembelahan sel secara cepat dalam zigot malalui proses mitosis.
• Zigot berisi blastosis, yang menjadi embrio, dan trofoblas, lapisan luar sel yang menyediakan nutrisi bagi embrio.
• Akhirnya, 10-14 hari setelah pembuahan zigot tertanam di dalam dinding Rahim

2) Periode embrionik

• Dua minggu hingga 8 pekan setelah pembuahan
• Dimulai setelah blastosis (kini disebut embrio) tertanam didalam dinding Rahim
• Diferensiasi sel semakin intensif dan organ-organ terbentuk
• Embrio memiliki tiga lapisan
• Endoderma, lapisan dalam yang berkembang menjadi system pencernaan dan pernapasan
• Ektoderma, lapisan luar yang berkembang menjadi system syaraf, reseptor indrawi (mata, telinga), dan kulit, rambut dan kuku.
• Mesoderma, lapisan tengah yang berkembang menjadi system peredaran darah, tulang otot, system ekskresi, dan system reproduksi.
• Embrio dilindungi oleh amnion, suatu kantung yang berisi cairan amniotic tempat embrio mengapung. Secara bersama-sama amnion dan cairan amnotik memberikan lingkungan dengan suhu terkendali dan tahan guncangan.

Baca Juga: Fungsi Lembaga Keluarga

• Tali pusat berisi dua arteri dan satu vena dan menghubungkan bayi dengan plasenta.
• Plasenta berisi jaringan-jaringan dimana pembuluh-pembuluh darah ibu dan janin berjalinan namun tidak ,menyatu. Oksigen air, makanan, dan garam disalurkan dari aliran darah ibu ke embrio, dan produk-produk buangan (karbon dioksida, sisa pencernaan) disalurkan dari embrio ke ibu. Hanya molekul-molekul kecil yang dapat melewati penghalang plasenta; banyak subtansi berbahaya seperti bakteri yang terlalu besar ukurannya untuk dapat masuk kealiran darah janin.
• Organ organ utama terbentuk dalam periode ini dan karenanya paling rentan terhadap berbagai teratogen pada tahap ini .

3) Periode fetal

• Dimulai 2 bulan setelah pembuahan dan berlangsung rata-rata selama 7 bulan
• Organisme saat ini disebut fetus
• Fetus bergerak aktif, menggerakkan lengan dan kaki, dan membuka seta menutup mulut
• Fitur-fitur wajah dapat dibedakan dan genital dapat diidentifikasi berjenis laki-laki atau perempuan
• Pada akhir bulan keempat terjadi ledakan pertumbuhan pada tubuh bagian bawah dan ibu mulai merasakan gerakan bayi didalam kandungannya
• Aktivitas meningkat selama bulan kelima dan tampak preferensi untuk posisi-posisi tertentu
• Reflex genggam berkembanag pada akhir bulan keenam dan muncul gerakan pernapasan yang tidak teratur
• Pada bulan ketujuh fetus telah dapat hidup namun akan membutuhkan bantuan pernapasan jika lahir pada saat ini
• Dalam 2 bulan terakhir perkembangan prenatal jaringan-jaringan lemak berkembang dan keberfungsian organ meningkat.

b. Jenis jenis kelahiran
Jenis kelahiran merupakan kondisi pertama yang menyebabkan kelahiran dapat mempengaruhi perkembangan pascalahir. Secraa imum kelahiran dapat dibedakan atas lima jenis yaitu : 1. Kelahiran normal atau sepontan, ( 2) kelahiran dengan peralatan, (3) kelahiran sungsang, (4) kelahiran melintang, (5) kelahiran melalui pembedahan caesar.
Bayi yang lahir secara spontan biasanya lebih cepat dan berhasil menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya dibandingkan dengan bayi yang mengalami proses kelahiran yang lama dan sulit, serta menggunakan alat atau pembedahan. Bayi yang dilahirkan melalui persalianan caesar umumnya lebih tenang, sedikit memnangis, dan lebih sedikit mengeluarkan tenaga dalam pergerakan acak tubuh dibandingkan dengan bayi yang lahir secaraa spontan atau dengan bantuan perlatan.