Pendidikan

SEJARAH ORGANISASI BULU TANGKIS DUNIA

SEJARAH ORGANISASI BULU TANGKIS DUNIA

SEJARAH ORGANISASI BULU TANGKIS DUNIA

SEJARAH ORGANISASI BULU TANGKIS DUNIA

Sebagai salah satu olahraga yang sangat populer di dunia

tentu saja bulu tangkis harus memiliki induk organisasi yang menaungi olahraga tersebut secara global. Dan pada tahun 1934, dibentuklah Federasi Bulu Tangkis Internasional (International Badminton Federation) dengan 9 anggota menjadi awal terbentuknya organisasi ini.

Sembilan anggota awal tersebut meliputi Kanada, Denmark, Inggris, Prancis, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Skotlandia, dan Wales. Dalam perkembangannya organisasi ini tumbuh dan hingga kina sudah memiliki anggota yang berjumlah 165 asosiasi bulu tangkis negara dari berbagai belahan dunia. Dengan banyaknya anggota organisasi tersebut menjadikan Bulu Tangkis semakin digemari.

Kemudian pada 24 September 2006, diadakan Pertemuan Umum Luar biasa yang digelar di Madrid dan hasil dari pertemuan tersebut menetapkan nama baru yang akan digunakan untuk organisasi Bulu Tangkis Dunia yaitu, Badminton World Federation (BWF). Dan hingga kini nama tersebut masih tetap digunakan untuk organisasi bulu tangkis dunia.

Kantor Pusat dari BWF awalnya berada di Cheltenham, Inggris Raya. Namun kemudian pada 1 Oktober 2005, kantor pusatnya dipindahkan ke Kuala Lumpur, Malaysia. Dari awal didirikan, organisasi ini tercatat sudah melakukan 19 kali pergantian presiden. Kini jabatan Presiden diisi oleh Poul-Erik Høyer Larsen.

Dalam menjalankan tugasnya, BWF dibantu oleh beberapa asosiasi regional bulu tangkis dibeberapa bagian dunia. Adapun organisasi regional tersebut meliputi.

  • BAC(Konfederasi Bulu Tangkis Asia)
  • BEC(Bulu Tangkis Eropa)
  • BPA(Bulu Tangkis Pan Am)
  • BAC(Konfederasi Bulu Tangkis Afrika)
  • Bulu Tangkis Oseania (Bulu Tangkis Oseania)

Dengan adanya bantuan dari asosiasi di tiap regional, akan memudahkan tugas dari BWF untuk mempromosikan olahraga bulu tangkis ke seluruh dunia.


Baca Juga :