Proses Perubahan Wajah Manusia

Proses Perubahan Wajah Manusia

Proses Perubahan Wajah Manusia

Proses Perubahan Wajah Manusia

Wajah bayi (usia 1-2 Tahun)
Wajah bayi umumnya selalu berubah-ubah sehingga sulit untuk melihat apakah ia mirip ayah atau ibunya yang berlangsung sekitar 1-2 tahun pertama kehidupannya.

Variasi dari wajah bayi yang khas adalah:

1. Bentuk mata yang lebih besar dari proporsi wajahnya
2. Wajah yang cenderung bulat
3. Ukuran kepala yang lebih besar
4. Alis yang pendek dan datar
5. Bentuk hidung yang relatif kecil dan pendekWajah anak-anak (di atas 2 tahun sampai menjelang remaja)
Saat beranjak menjadi anak-anak, umumnya bentuk wajah menjadi kurang menarik dibandingkan saat ia masih bayi. Wajah anak-anak rata-rata adalah campuran dari fitur wajah saat masih bayi dan orang dewasa.

Perubahan wajah bayi ke anak anak-anakar muka dewasanya, yaitu:

1. Ada beberapa gigi yang hilang atau jaraknya berjauhan
2. Alis yang lebih lengkap dibandingkan saat bayi
3. Telinga yang mulai membesar
4. Hidung yang tadinya kecil, mulai melebar
5. Lemak yang timbul umumnya berada di seluruh wajah yang bisa mengurangi kekhasannya.Wajah dewasa muda (usia 18-25 Tahun)
Bentuk wajah ini umumnya cukup statis dan jelas terlihat berbeda dibandingkan bentuk wajah saat bayi atau anak-anak. Bagi sebagian besar orang wajahnya pada usia ini merupakan yang paling menarik selama periode kehidupannya.

Pada usia ini seseorang biasanya mengalami banyak perubahan dalam wajahnya dan juga pertumbuhannya mulai terhenti. Bentuk wajah statis pada usia ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti usia, jenis kelamin dan juga kelompok etnis (ras).

Wajah dewasa (di atas 25 tahun)
Perubahan wajah bukanlah suatu hal yang terjadi dalam waktu semalam, melainkan secara bertahap yang terjadi selama periode waktu tertentu. Proses penuaan wajah ini diakibatkan oleh perubahan fisiologis yang terjadi seiring bertambahnya waktu.

Perubahan wajah dari dewasa muda ke masa dewasa matang adalah:

1. Kolagen di wajah menjadi kurang elastis dan memungkinkan jaringan lunak di wajah menurun (melorot)
2. Lemak wajah umumnya hilang yang membuat jaringan lunak wajah lebih tipis.
3. Pada akhirnya jaringan lunak wajah yang menipis ini membuat tulang wajah tampak lebih menonjol.

Beberapa ciri khas yang muncul saat seseorang mencapai dewasa dan melalui proses penuaan, yaitu:

1. Kontur pipi yang menurun sehingga mengakibatkan rahang menonjol
2. Sudut-sudut mulut, jaringan di sekitar mata, kelopak mata atas dan bawah serta jaringan di dahi menurun dengan sedikit berkerut.
3. Ujung hidung bisa membesar dan menjadi bulat.

Perubahan yang terjadi di wajah dari waktu ke waktu umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Jenis kelamin, umumnya wajah perempuan lebih cepat berubah ketimbang laki-laki.
2. Kelompok etnis (ras), setiap etnis atau ras umumnya memiliki ciri khas tertentu pada wajahnya.
3. Olahraga, melakukan olahraga secara teratur bisa mempengaruhi penampilan wajah seseorang
4. Berat badan, secara umum berat badan yang berlebih atau terlalu kurus akan mempengaruhi bentuk wajah seseorang yang disebabkan oleh penumpukan lemak di wajah.