PPDB Kacau dengan Sistem Zonasi hingga Dugaan “Jual Beli” Bangku

PPDB Kacau dengan Sistem Zonasi hingga Dugaan Jual Beli Bangku

PPDB Kacau dengan Sistem Zonasi hingga Dugaan “Jual Beli” Bangku

PPDB Kacau dengan Sistem Zonasi hingga Dugaan Jual Beli Bangku
PPDB Kacau dengan Sistem Zonasi hingga Dugaan Jual Beli Bangku

Kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017

yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017 menimbulkan permasalahan baru.

Salah satunya adalah permasalahan yang terjadi di Pekanbaru di mana sebuah sekolah disegel karena anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah tidak diterima. Sedangkan yang jaraknya jauh diterima. Selain di Pekanbaru, di sejumlah tempat juga terjadi hal serupa.

Dari kasus ini, seorang pengamat pendidikan sekaligus penulis,

Doni Koesoema menduga ada kesalahpahaman pemerintah daerah dalam menafsirkan Permendikbud tersebut.

“Kalau ada anak-anak di sekitar sekolah yang tidak diterima, ini pasti kesalahan dalam memahami Permendikbud tentang zonasi,” katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (11/7/2017).

Menurut dia, kesalahan dalam menafsirkan aturan PPDB membuat kriteria jarak hanya menjadi salah satu tolak ukur. “Makanya ada anak-anak yang jarak tinggalnya dekat sekolah tetap tidak diterima. Padahal aturannya jelas, zona dulu kriterianya, baru hal lain seperti rapor dan bakat siswa,” imbuhnya.

Akibatnya, dugaan adanya permainan jual beli bangku tetap santer

terdengar dalam PPDB 2017 ini. “Dugaan permainan menurut saya bisa saja ada, tapi tak bisa digeneralisir,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemdikbud Hamid Muhammad, sistem zonasi yang tertuang Permendikbud bertujuan untuk menjamin para siswa yang kurang mampu.

“Kita akan pantau terus yang bermasalah itu. Kami juga menerjunkan asisten dari Kemdikbud untuk menyelesaikan segala persoalan PPDB,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21234/cara-memilih-jam-tangan-pria-yang-bagus-dan-berkualitas