Perawatan Harian Tabulampot Anggur

Perawatan Harian Tabulampot Anggur

Perawatan Harian Tabulampot Anggur

Perawatan Harian Tabulampot Anggur
Perawatan Harian Tabulampot Anggur

a. Penyiraman

Penyiraman rutin dilakukan dua hari sekali , tergantung pada kondisi cuaca.
Ketika hendak melaksanakan pemangkasan , terapkan stres air , yakni tanaman tidak disiram selama satu ahad hingga media benar-benar kering , tetapi tanaman tidak mati. Ketika bunga muncul , penyiraman dilakukan normal kembali.

b. Pemupukan

Umur 10 hari setelah bibit ditanam , berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 15 gram. Pemupukan diulang setiap 10 hari hingga tanaman berumur enam bulan.Umur enam bulan , berikan pupuk ZA sebanyak 50 gram , SP-36 sebanyak 25 gram , dan KCl sebanyak 25 gram. Bisa juga NPK 15-15-15 sebanyak 100 gram. Pemupukan diulang satu bulan sekali.

Umur satu tahun (panen pertama) , berikan pupuk sangkar sebanyak 5 liter dan NPK 15-15-15 sebanyak 300 gram.
Umur dua tahun , berikan pupuk sangkar sebanyak 10 liter dan NPK 15-15-15 sebanyak 500 gram.
Pemupukan bisa juga ditambahkan dengan zat pengatur tumbuh dan vitamin tanaman yang tersedia di pasaran dengan aneka macam merek dagang. Berikan sesuai dosis yang tertera pada label kemasan. Tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman dan mempercepat pembuahan.

c. Pemangkasan

Tabulampot anggur bisa dipangkas semenjak berumur 2—3 bulan setelah tanam. Pemangkasan dilakukan setinggi 20—30 cm dari media tanam. Dari pemangkasan ini akan dihasilkan cabang sekunder. Sama menyerupai cabang primer , cabang sekunder yang panjangnya sudah 1 meter harus dipangkas. Dengan impian , akan tumbuh cabang tersier. Dari percabangan tersier nantinya buah akan bermunculan. Selain pemangkasan cabang , lakukan juga pemangkasan berat. Pemangkasan berat dilakukan dengan menghabiskan seluruh daun tanaman. Penerapannya dilakukan dikala tanaman berumur satu tahun.

d. Penjarangan dan Pembungkusan Buah

Penjarangan buah bertujuan untuk menghasilkan buah yang ukurannya seragam. Caranya , gunting episode buah yang tidak berkembang sempurna. Perlakuan ini dilakukan dikala tanaman berumur 50—60 hari setelah pemangkasan dilakukan.
Selain penjarangan buah , lakukan juga pembungkusan buah. Alat yang digunakan berupa plastik atau koran yang beberapa sisinya dilubangi. Selain untuk mencegah serangan hama dan penyakit , pembungkusan juga dipercaya dapat menghasilkan buah anggur yang manis.

Baca Juga: https://berkebun.co.id/cara-mengawinkan-ikan-cupang/

e. Penggantian Media

Penggantian media tanam dilakukan untuk mencegah tanaman kekurangan nutrisi. Setidaknya , perlakuan ini dilakukan 1—2 tahun sekali. Cara yang dilakukan yakni mengganti sebagian besar media dengan media tanam baru. Komposisi media tanam yang digunakan sama dengan media sebelumnya.

f. Pemanenan

Umumnya , anggur sudah bisa dipanen dikala berumur empat bulan setelah pindah tanam. Pemanenan dilakukan dengan cara memegang buah dan menggunting episode tajuk paling atas dari buah , bukan memetiknya. Waktu panen sebaiknya diatur biar jatuh pada demam isu kemarau. Sebab , pada demam isu penghujan , kualitas buah yang dihasilkan kurang bagus , yakni kulit buah retak , mudah pecah , buah mudah wangi , dan pertumbuhan buah tidak merata. Dua ahad setelah panen , lakukan pemangkasan berat untuk mempercepat pembuahan kembali.