Penjelasan Mengenai Penyakit Hati (Munafik)

Penjelasan Mengenai Penyakit Hati (Munafik)

Penjelasan Mengenai Penyakit Hati (Munafik)

Penjelasan Mengenai Penyakit Hati (Munafik)
Penjelasan Mengenai Penyakit Hati (Munafik)

Munafik

Penyakit hati yang bernama munafik ini tidak hanya merusak individu, tetapi mampu merusak tatanan masyarakat dan menyebar sebagai sebuah penyakit yang sangat membahayakan. Ini merupakan penyakit yang telah menjadi musuh Islam sejak dulu. Sebab, dengan penyakit ini, segala sesuatu bisa porak-poranda.

Jika seseorang datang kepada kita, kemudian dengan lemah lembut ia menyatakan hasratnya untuk berbuat baik, hingga kita percaya bahwa ia akan kebaikannya, padahal dalam diri seseorang tersebut hendak melakukan keburukan kepada kita, berarti kita telah terkena salah satu dampak dari sifat munafik .

Banyak Merugikan

Penyakit munafik selalu membuat banyak korban dalam setiap tindakan dan perbuatannya. Sebab, setiap orang akan ditipu dengan tindakan, perkataan, dan segala sifatnya. Seseorang yang terjangkit penyakit ini, tidak bisa dipercaya, dan jika diberikan kepercayaan cenderung mengkhianatinya.

Dampaknya

Lalu, apa dampak yang bagi orang yang terjangkit penyakit munafik? Hal ini tidak dapat didiagnosis menggunakan pendekatan kedokteran. Dokter tidak akan dapat membaca dan menganalisis penyakit munafik ini. Akan tetapi, mereka semakin hari semakin menderita dengan penyakit yang dibuat tumbuh dalam dirinya.

Oleh karena itu, orang yang terkena penyakit munafik telah membuat ruang diri dan sosialnya tertutup dan terbatas, karena sifat dan beberapa kecurangan yang ia buat. Tidak ada lagi orang bisa memberikan kepercayaan, dan jika seseorang telah kehilangan kepercayaan dalam hidup, berarti ia sudah memutus segala pintu, termasuk pintu rezekinya sendiri.

Dalam kondisi semacam ini, label dan cap yang diberikan setiap orang kepadanya berupa “yang curang” atau “yang munafik” bisa memberikan guncangan dan ancaman serius pada jiwanya. Akibatnya, ia rentan dengan berbagai macam penyakit fisik.

Kesimpulan

Dengan demikian, seseorang yang menyimpan penyakit munafik dalam dirinya, berarti ia telah menyimpan potensi tertutup dan terputusnya hubungan sosial, serta bisa mendatangkan kerugian yang luar biasa dalam segala sisi, baik dari sisi pergaulan, persaudaraan, dan lain sebagainya. Maka, sekecil apa pun benih yang tumbuh dalam diri kita dari penyakit ini, sebaiknya kita kendalikan sebelum menjadi korban dari penyakit yang kita buat itu.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/doa-sholat-dhuha-niat-dan-tata-caranya/