Pendidikan

Penjelajahan Samudera

Penjelajahan Samudera

Latar belakang bangsa-bangsa di Eropa melakukan penjelajahan samudera untuk mencari daerah-daerah baru, khususnya di benua Amerika seperti yang pernah dilakukan Spanyol, Portugis, Inggris, Prancis, Belanda untuk kepentingan kolonialisme-imperialisme.

  1. Terputusnya Jalur Perdagangan Dunia Barat Dengan Dunia Timur.

     Sejak permulaan abad Masehi terdapat jalur pelayaran dan perdagangan yang menghubungkan jalur sutra dan jalur rempah-rempah. Jalur sutra dikenal sebagai perdagangan melalui darat yang menempuh rute Cina menyusuri jalan darat menuju Sri Langka, India, lalu dilajutkan menuju Persia. Dari Persia bertemu pedagang dari Eropa melalui selat Gibaltar. Barang komoditas yang diperdagangkan adalah sutra dari Cina sehingga jalur perdagangan tersebut dikenal sebagai jalur Sutra.

     Jalur perdagangan rempah-rempah yang dikenal sebagai jalur perdagangan melalui lautan dengan menempuh rute dari Maluku sebagai tempat asal usul rempah-rempah kemudian menyusur lautan menuju pelabuhan sulawesi selatan. Da       ri pelabuhan menuju pelabuhan Kalimantan Selatan, Pantai Utara Jawa, kemudian menuju India. Dari India pedagang melanjutkan perjalanan menuju kota dagang Persia dengan menyusur Teluk Persia. Di Persia, para pedagang dari dunia timur bertemu dengan para pedagang dari Eropa yang telag berada di Laut Tengah. Sedangkan rempah-remoah yang ada di pelabuhan Selat Malaka dibawa para pedagang ke arah utara dengan menyusuri pelabuhan Ayutthaya, Rangon, terus dibawa ke arah Jepang, Korea maupun Cina. Jalur perdagangan melalui lautan dikenal sebagai “Jalur Rempah-rempah” karena rempah-rempah (lada,cengkih, pala dsb) berasal dari Maluku menjadi primadona barang komoditas pada wakty itu yang banyak dicari oleh para pedagang Eropa guna bahan pengobatan maupun sebagai bahan bumbu masakan atau bahan pengawet makanan.

Hubungan perdagangan dunia barat dengan dunia timur berakhir sejak Kekaisaran Romawi Timur berhasil dihancurkan oleh pasukan Islam (Turki Usmani) pada 1453, maka terputus hubungan dagang antara dunia Timur dengan dunia Brat karena laut tengah telah diblokade oleh kaum muslim. Sejak saat itu para pedagang barat berupaya keras untuk mencari jalan alternatif menuju dunia timur dengan menyusuri sepanjang Pantai Barat Afrika untuk mencari India yang diduga sebagai tempat asal-usul rempah-rempah seperti yang pernah dilakukan Kritoforus Kolumbus dengan menyebrang Samudra Atlantik untuk mendapatkan India yang diduga sabagai asal-usl rempah-rempah.

  1. Jiwa Petualang

Faktor pendorong bagi dunia barat untuk mencari jalan alternatif menuju dunia timur guna menemukan India untuk mendapatkan rempah-rempah. Jiwa petualang yang dimiliki seperti Kritoforus Kolumbus membuat mereka berani menyusuri lauran di sepanjang Pantai Barat Benua Afrika. Orang Eropa berhasil menemukan hasil penemuan di bidang Iptek yang dapat dimanfaatkan para pelayar guna mendukung keberhasilan suatu pelayaran dalam upaya penemuan daerah-daerah baru.

  1. Pembuktian Ajaran Nicholas Copernius

     Faktor lain yaitu keinginan untuk membuktikan kebenaran ajaran Nicholas Copernius tentang bumi ini bulat. Teori dasar Copernicus adalah perputaran harian langit akibat perputaran bumi pada sumbu putaranyya sendiri; dan perubahan tahunan langit merupakan akibat perputaran planet yang mengelilingi matahari.

 

sumber :

https://thesrirachacookbook.com/seva-mobil-bekas/