Agama

Pengertian Sanad

Pengertian Sanad

Pengertian Sanad

Sanad menurut lughah

ialah: “sesuatu yang kita bersandar kepadanya, baik tembok atau selainnya”. Ada juga yang mengartikan “bagian bumi yang menonjol”. Ada juga yang berarti “kaki bukit atau kaki gunung”. Sedangkan menurut istilah, sanad adalah:
طريق متن الحديث
“Jalan yang menyampaikan kita kepada matan Hadis”.
Ringkasnya sanad hadis ialah yang disebut sebelum matan Hadis.
Sanad secara terminologis juga dapat diartikan:
سلسلة الرجال الموصلة للمتن[4
“Silsilah orang-orang yang menghubungkan Hadis”
Silsilah orang-orang maksudnya adalah susunan atau rangkaian orang-orang perawi Hadis yang menyampaikan materi Hadis sejak mukharrij sampai kepada perawi terakhir yang bersambung kepada Nabi saw. Sanad disebut juga thariq atau wajh.
Berikut adalah contoh hadits:

حد ثنا عبد الله بن يوسف قال: أخبرنا مالك بن انس عن ابن شهاب عن سالم بن عبد الله عن ابيه ان رسول الله ص.م. مرّ على رجل من الأنصار وهو يعظ اخاه فى الحياء فقال رسول الله صلعم دعه فان الحياء من الإيمان ( رواه البخارى )

Dari contoh hadits di atas, yang disebut sanad adalah
حد ثنا عبد الله بن يوسف قال: أخبرنا مالك بن انس عن ابن شهاب عن سالم بن عبد الله عن ابيه
Hadits di atas diterima oleh Al-Bukhori melalui Abdullah bin Yusuf yang memperolehnya dari Malik bin Anas yang memperolehnya dari Ibnu Syihab yang memperolehnya dari Salim bin Abdullah yang memperolehnya dari ayahnya Abdullah bin Umar yang mengetahui langsung dari Nabi. Rangkaian perawi dari Abdullah bin Yusuf sampai Abdullah itulah yang disebut sanad.

Untuk hadits diatas, Abdullah bin Yusuf adalah awal sanad dan Abdullah bin Umar (ayah Salim) sebagai akhir sanad. Akan tetapi, bila dilihat dari perawi, maka susunannya adalah sebagai berikut:
a. Abdullah bin Yusuf sebagai perawi pertama
b. Malik bin Anas sebagai perawi kedua
c. Ibnu Syihab sebagai perawi ketiga
d. Salim bin Abdullah sebagai perawi keempat
e. Abdullah bin Umar (ayah Salim) sebagai perawi kelima
f. Al-Bukhori sebagai perawi keenam

Dalam hal ini juga dikenal istilah isnad, musnad dan musnid

Isnad

secara lughah ialah menyandarkan sesuatu kepada yang lain. Sedangkan menurut istilah adalah:
رفع الحديث الى قائله او ناقله
“Mengangkat Hadis kepada yang mengatakannya atau yang menukilkannya”.
Atau dapat juga diartikan sebagai usaha seorang ahli hadits untuk menerangkan suatu hadits yang diikutinya dengan penjelasan kepada siapa hadits itu disandarkan. Menurut Ath-Thibi, kata isnad dan as-sanad mempunyai arti yang hampir sama atau berdekatan. Bahkan menurut Ibnu Jama’ah, ulama muhadditsin memandang kedua istilah tersebut mempunyai pengertian yang sama, yang keduanya dapat dipakai secara bergantian.

musnad

Sedangkan musnad memiliki beberapa arti, yaitu pertama, berarti hadits yang diriwayatkan dan disandarkan kepada seseorang yang membawakannya. Kedua, nama suatu kitab yang menghimpun hadits-hadits dengan system penyusunan berdasarkan nama-nama sahabat rawi hadits, ketiga, nama bagi hadits yang memenuhi kriteria marfu’ dan muttashil.

musnid

Sedangkan musnid secara bahasa berarti orang yang menyandarkan. Secara istilah adalah orang yang meriwayatkan hadits dengan sanadnya, baik dia memiliki pengetahuan tentang sanad tersebut atau tidak, hanya sekedar meriwayatkan.

Sumber: https://www.wfdesigngroup.com/