Pertanian

Pengendalian Hama Tanaman Tomat

Pengendalian Hama Tanaman Tomat

Pengendalian Hama Tanaman Tomat

Pengendalian Hama Tanaman Tomat
Pengendalian Hama Tanaman Tomat

Pengendalian hama dan penyakit

Setiap budidaya tanaman tentu tidak akan lepas dengan hama dan penyakit yang menyerang. Biasanya hama dan penyakit yang menyerang berupa ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Jika populasi yang sangat banyak anda bisa nggunakan langkah terakhir dengan pestisida.

Gunakan pestisida dengan bijak dengan mengikuti petunjuk pemakaian. Jika anda menggunakan cara budidaya tanaman tomat organik anda bisa membuat pestisida nabati atau pestisida alam.
Hama penyakit yang menyerang pada budidaya tanaman tomat tidak hanya sebatas itu untuk melakukan pemberantasan, anda harus melakukan penendalian mekanis, karena pada dasarnya pesrisida bersifat pemberantasan hanya sementara atau jangka pendek saja.

Hal yang sering di lakukan oleh petani lokal adalah meningkatkan dosis yang di berikan pada pengendalian. Hal ini sangat mengganggu bagi ekosistem alam, jika hal ini terus di terjadi pada budidaya tanaman tomat atau dengan budidaya tanaman yang lainya, akan mengakibatkan pemutusan rantai makan dan siklus hidup hama dan penyakit dengan anti– body yang terus meningkat.

Konsultasikan pada penyuluh pertanian atau petugas POPT setempat, dan lakukan system pengendalian hama terpadu (PHT). Lakukanlah system ini secara berkesinambungan. Varietas tomat unggul, mungin sangat membantu dalam budidaya tanaman tomat untuk menghindari penerangan hama dan penyakit. Lakukan peningkatan pada musuh alami pada hama penyakit tanaman tomat.

Masa Panen

budidaya tanaman tomat, bisa anda panen pada 60-100 dihitunG setelah tanam, tergantung pada varietas yang anda gunakan. Tanaman tomat sudah dikatakan siap panen apabila kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun menguning dan bagian batang mengering.
Lakukan pemanenan dengan memetik buah pada pagi hari atau sore hari, karena pada waktu tersebut tanaman melakukan fotosintesis. Pemanenan bisa dilakukan setiap 2-3 hari sekali. Pada budidaya tanaman tomat di indonesia dapat mencapai rata-rata 15,84 ton per hektar. Tergantung pada daerah masing-masing, beragam pada pendapatan panen biasanya mencapai rata-rata 25-30 ton per hektar.

Baca Juga: