Umum

pengaruh penderitaan

PENDERITAAN YANG DIALAMI MANUSIA

2.2.1 Siksaan

Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya. Siksaan atau penyiksaan digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan.
Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Arti siksaan, siksaan berupa jasmani dan rohani bersifat psikis, kebimbangan, kesepian dan ketakutan.
a. Kebimbangan
Kebimbangan dialami oleh seseorang pada suatu saat ia tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. Karena semua masalah yang harus dipilihnya sama baiknya, seseorang menjadi bimbang dalam menentukan pilihannya. Akibat dari kebimbangan, seseorang berada dalam keadaan yang tidak menentu sehingga ia merasa tersiksa dalam hidupnya. Keadaan ini, akan membawa pengaruh yang tidak baik untuk yang lemah pemikirannya, karena kebimbangan yang dirasakan akan lebih panjang. Ketika seseorang dengan cepat mengambil keputusan, maka kebimbangan akan lebih mudah untuk diatasi.
b. Kesepian
Berupa rasa sepi dalam dirinya atau jiwanya. Hal ini akan terus dirasakan walaupun berada dalam lingkungan yang ramai. Sebagai homo socius, seorang manusia perlu teman agar tidak terlarut dalam kesepian. Untuk menghilangkan rasa kesepian, manusia perlu segera untuk mencari teman yang bisa diajak untuk berkomunikasi, biasanya yang lebih mampu memahami penderitaan maupun siksaan yang dialami. Selain mencari teman, seorang juga perlu mengisi waktunya dengan kesibukan, khususnya berupa kesibukan fisik. Sehingga kesepian tidak menyita banyak waktu dalam dirinya.

c. Ketakutan
Ketakutan merupakan hal lain yang menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Apabila rasa takut dibesar-besarkan, padahal tidak pada tempatnya, maka akan disebut phobia. Mereka tidak menyadari bahwa rasa sakit itu datang dari akalnya sendiri, demikian kuatnya itu merusak pada diri seseorang, sehingga kadangkala dapat mengakibatkan gangguan jiwa. Phobia berasal dari bahasa Yunani yang artinya takut, sedangkan rasa takut itu sendiri bagi manusia dalam kehidupan ini, rasa takut atau khawatir akan membuat kita berhati-hati. Tetapi phobia adalah rasa takut yang terlalu dibesar-besarkan dimana sebenarnya tidak perlu. Jadi, jelaslah perasaan takut ini terletak di bawah sadar, sehingga seseorang yang menderita phobia dapat menimbulkan problema medis dan problema emosional.


Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/