Pendidikan

 Parameter Biologi

 Parameter Biologi

Parameter biologi dari kualitas air yang biasa dilakukan pengukuran untuk kegiatan budidaya ikan adalah tentang kelimpahan plankton, benthos dan perifiton sebagai organisme air yang hidup di perairan dan dapat digunakan sebagai pakan alami bagi ikan budidaya.

  1. a)Plankton

Plankton sebagai organisme perairan tingkat rendah yang melayang-layang di air dalam waktu yang relatif lama mengikuti pergerakan air. Plankton pada umumnya sangat peka terhadap perubahan lingkungan hidupnya (suhu, pH, salinitas, gerakan air, cahaya matahari dll) baik untuk mempercepat perkembangan atau yang mematikan. Berdasarkan ukurannya, plankton dapatdibedakan sebagai berikut :

  1. Macroplankton (masih dapat dilihat dengan mata telanjang/ biasa/tanpa pertolongan mikroskop).
  2. Netplankton atau mesoplankton (yang masih dapat disaring oleh plankton net yang mata netnya 0,03 – 0,04 mm).
  3. Nannoplankton atau microplankton (dapat lolos dengan plankton net diatas).

Berdasarkan tempat hidupnya dan daerah penyebarannya, plankton dapat merupakan :

  1. Limnoplankton (plankton air tawar/danau)
  2. Haliplankton (hidup dalam airmasin)
  3. Hypalmyroplankton (khusus hidup di air payau)
  4. Heleoplankton (khusus hidup dalam kolam-kolam)
  5. Petamoplankton atau rheoplankton (hidup dalam air mengalir, sungai)
  1. b)Bakteri

Sudjarwo, (2007) Pada ekosistem perairan alami bakteri memiliki peran sebagai reduktor/dekomposer yang mengontrol proses komponen organik misalnya polimer protein atau karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, secara umum bakteri berdasarakan cara mendapatkan oksigen dibagi menjadi dua yaitu bakteri aerob dan anaerob. Kelompok aerob memerlukan oksigen bebas dalam mengoksidasi nutrien (misalnya glukosa) untuk memperoleh energi contohnya : Azotobacter, Nitrosomonas, Nitrococcus dan Nitrobacter. Silalahi (2001), menyatakan dalam kehidupan manusia bakteri mempunyai peranan yang menguntungkan dan merugikan pada dunia akuakultur bakteri yang menguntungkan contohnya :Basillus spp, Nitrosomonas, Nitrobacter bakteri tersebut berperan dalam proses dekomposisi bahan organik dasar tambak dan berperan dalam proses nitrifikasi.

2.3 Limbah

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Dampak yang ditimbulkan limbah sangat bervariasi tergantung dari jeni slimbah , volume, jenis industri dan penggunaan produk oleh masyarakat, limbah industri merupakan sumber utama yang menyebabkan pencemaran air pada saat ini dan banyak fakta menunjukkan peningkatan polusi setiap tahun terutama oleh  Negara-Negara  yang maju industrinya, tingkat pembuangan limbah domestik dan  industri sangat berfariasi serta jumlah besar yang tidak diproses lebis lanjut menyebabkan kualitas perairan menjadi tidak stabil serta kemampuan badan air tidak mampu mengencerkan terutama limbah cair sehingga ketersedian kuantitas  yang cukup dan kuantitas air yang memadai menjadi terancam. Regulasi yang  dihasilkan limbah industri mengejar hasil dan keuntungan yang tinggi tanpa memperhatikan kaidah-kaidah keseimbangan dan keberlanjutan ekologi yang pada  akhirnya menimbulkan bahaya kesehatan terhadap organisme dan manusia    odumosu , 1992. Ogedengbe dan akinbile, 2004. Sangodoin, 1991.

sumber :

https://www.ayoksinau.com/seva-mobil-bekas/