Teknologi

Om Matt Cutts: Twitter dan Facebook Gak Ngaruh Buat Peringkat Situs di Google

Om Matt Cutts: Twitter dan Facebook Gak Ngaruh Buat Peringkat Situs di Google

Om Matt Cutts: Twitter dan Facebook Gak Ngaruh Buat Peringkat Situs di Google

 

 Om Matt Cutts: Twitter dan Facebook Gak Ngaruh Buat Peringkat Situs di Google
Om Matt Cutts: Twitter dan Facebook Gak Ngaruh Buat Peringkat Situs di Google

NGONOO.com – Om Matt Cutts itu salah satu orang Google paling terkenal seantero dunia, karena mengisi jabatan yang sangat penting yakni Head of Search Spam Google. Jadi tentunya, ini adalah musuh utama para spammer yang suka nyepam sana sini buat nebar link. 😀

Memang ada keraguan dan kebimbangan banyak orang mengenai pengaruh dari sosial media, dengan peringkat sebuah situs di halaman pencarian Google.

Gak sedikit juga orang yang menganggap bahwa salah satu elemen penting dalam SEO (Search Engine

Optimization) khususnya di pencarian Google, adalah elemen sosial media. Misalnya jumlah like Facebook, jumlah share Twitter, dan lain-lain. Semakin banyak, akan semakin mempengaruhi peringkat sebuah situs di pencarian Google.

Logika awalnya sih begini, ketika banyak orang yang like melalui Facebook, atau Tweet di Twitter, dan share melalui media lainnya, bisa diartikan bahwa konten yang dimiliki sebuah situs itu memang bermanfaat, dan disukai banyak orang. Semakin banyak orang yang suka, konten itu juga semakin bermanfaat, sehingga si Google bakal mengupayakan rangking yang lebih baik di halaman pencarian.

Oke, ternyata itu salah.

Ini bukan pernyataan ane, tetapi pernyataan om Matt Cutts di melalui video nya yang diunggah tanggal 22 Januari 2014 kemarin.

Inih videonya :

Kurang lebih, Om Matt Cutts mengatakan bahwa Google tidak melakukan indexing terhadap jumlah likes atau tweet di halaman tertentu, setidaknya sekarang. Jadi tidak ada perlakuan khusus untuk halaman Facebook atau Twitter, diperlakukan sama saja.

Alasan lain yang diutarakan mas Barry Schwartz dari SearchEngineLand, adalah kesepakatan mengenai Google’s

Real Time Search Deal yang sudah berakhir dengan Twitter. Selain itu, Google khawatir kalau mereka melakukan crawling terhadap info yang berkaitan dengan identitas, dan suatu saat identitas itu berubah, maka informasi yang disajikan akan kadaluarsa, karena pihak Google tidak mengetahui perubahannya.

Terus indikator lain, jadi Google juga menggunakan “authority” sebuah website, dan penulisnya.#Lohhh..

Iya, misalnya nih penulis dengan nama @IrwanKarta ini sudah terkenal dan memiliki “authority” di mata Google, maka ketika ane menuliskan postingan di situs lain misalnya Twitter dan Facebook, halaman itu akan di rangking lebih baik oleh Google. Tapi ya gak mudah ya, ini bisa seumur hidup gak dapet-dapet. #Dohh. Dan ga usah khawatir, karena yang ini nih baru wacana dan proses penggarapan.

Karena pengunjung dari Google dan Sosial Media itu sudah #mainstream, ane mo sebar kartu nama aja ke desa-desa buat kunjungin situs ane. :p

Tetap Semangat dan Sat Set Bat Bet TM

Sumber:

https://adapromo.co.id/noded-apk/