Menanam Anggur dalam Pot

Menanam Anggur dalam Pot

 Menanam Anggur dalam Pot

 Menanam Anggur dalam Pot
Menanam Anggur dalam Pot

Sipat-sipat Tanaman Anggur

Tanaman anggur tumbuh merambat. Kemampuan tumbuhnya bisa mencapai 15 meter. Tipe rasa buah anggur yakni manis dan masam. Bentuk buah anggur umumnya lingkaran dan lonjong dengan kulit halus berwarna merah atau merah renta , biru kehitaman , putih kekuningan , dan hijau keputihan. Umumnya , varietas anggur yang banyak dibudidayakan yakni Vitis vinevera dan Vitis labrusca.

Syarat Tumbuh Tanaman Anggur

Anggur sangat cocok dibudidayakan di tempat beriklim kering dengan suhu 25—31° C , kelembapan 40—60% , dan intensitas matahari penuh sepanjang hari. Anggur dapat tumbuh di tempat dengan ketinggian 1—800 m dpl. Perbedaan ketinggian otomatis akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya.
Umumnya , buah anggur bisa dipanen setelah berumur 90—110 semenjak berbunga. Tanda-tanda anggur yang sudah bisa dipanen yakni warnanya sudah merata dan butirannya mudah lepas.

Cara Menyemai Bibit Anggur

Semai biji yang dimaksud di sini yakni menghasilkan bibit anggur sendiri. Caranya , bisa diterapkan dengan melaksanakan langkah-langkah sebagai berikut.

Kumpulkan biji dari buah anggur yang sudah renta , lalu simpan selama seminggu di tempat sejuk dan tidak terkena cahaya matahari langsung.

Rendam biji dalam air hangat yang telah diberi zat pengatur tumbuh selama semalam. Biji yang mengapung bisa dipastikan bahwa biji tersebut telah rusak dan tidak bisa disemai. Tanam biji tersebut di wadah semai , dengan komposisi media berupa pasir halus dan pupuk kandang. Ada baiknya , media semai ini dicampur juga dengan insektisida dan nematisida untuk mencegah serangan penyakit. Letakkan media semaian ini di tempat teduh atau tidak terkena cahaya matahari langsung.
Lakukan penyiraman air secara rutin minimal sehari sekali. Umumnya , benih akan mengeluarkan kecambah setelah satu ahad dipelihara.

Pindahkan bibit anggur yang telah mengeluarkan setidaknya lima helai daun ke dalam polibag atau pot , dengan komposisi media yang sama dengan media semai. Usahakan , pemindahan bibit tidak hingga ada akar yang terputus. Selain menyemai sendiri , bibit anggur juga bisa diperoleh dengan cara membeli eksklusif di penjual bibit tanaman buah. Bibit anggur yang dibeli setidaknya sudah berumur 6 bulan , tumbuh sehat dan normal , dan telah memiliki dua helai daun dewasa. Jangan segan-segan untuk menanyakan kepada pedagang wacana keunggulan dan kelemahan bibit tersebut , masa berbunga , masa berbuah , dan perlakuan yang harus dilakukan untuk memudahkan pemeliharaan selanjutnya.

Baca Juga: https://berkebun.co.id/7-cara-budidaya-jamur-tiram-bagi-pemula-100-berhasil/

Memindahkan Bibit dari Polibag ke Pot

Sering orang menganggap mudah hal ini. Padahal , kesalahan sedikit saja bisa mengakibatkan tanaman mati. Berikut cara pemindahan bibit anggur. Sediakan pot untuk wadah hidup tabulampot. Pot yang digunakan bisa berupa pot plastik , bejana , atau drum yang dipotong episode tengahnya. Selanjutnya , masukkan pecahan genting untuk mengisi episode dasar pot.
Masukkan campuran media ke dalam pot yang telah disediakan. Komposisi media tanam untuk anggur idealnya berupa tanah , pasir , dan pupuk sangkar (1 : 1 : 2) atau tanah , pupuk sangkar , dan sekam mentah (1 : 2 : 1). Tanah yang dipilih sebaiknya tanah kebun yang banyak humusnya.

Lepaskan bibit dari polibag dengan mengikutsertakan medianya. Pemindahan dilakukan dengan menyobek polibag , lalu meletakkan bibit di dalam pot.Tambahkan sedikit media untuk menutupi media yang sudah ada hingga ketinggian 2 cm di bawah bibir pot. Selanjutnya , siram media dengan air dan letakkan tanaman di tempat yang teduh.

Pemasangan Ajir dan Para-para

Karena tumbuh merambat , otomatis tanaman anggur membutuhkan sarana untuk tempat tumbuhnya. Alat rambat yang digunakan disebut ajir atau para-para. Media rambat ini bisa terbuat dari kayu , bambu , atau besi dengan model yang bervariasi.