Teknologi

Konsevasi Berhasil, Panda masih Terancam

Konsevasi Berhasil, Panda masih Terancam

Konsevasi Berhasil, Panda masih Terancam

Konsevasi Berhasil, Panda masih Terancam
Konsevasi Berhasil, Panda masih Terancam

SETELAH menempuh perjalanan udara lebih dari 20 jam, pasangan kembar panda raksasa yang lahir di Amerika Serikat (AS) Mei Lun dan Mei Huan tiba di Chengdu, Tiongkok, beberapa waktu lalu. Pasangan panda kembar pertama di dunia tersebut tiba di Tiongkok setelah tinggal di kebun binatang di Atlanta, AS, selama tiga tahun. Kepulangan panda kembar ke kampung halamannya itu merupakan hasil dari penjanjian antara Tiongkok dan AS mengenai peranakan yang koperatif.

Bayi panda yang lahir dari panda pinjaman di luar negeri wajib dikembalikan ke negeri asalnya setelah berumur lebih dari tiga tahun. Selain AS, Tiongkok telah mengirim banyak panda ke beberapa negara lain di dunia. Panda raksasa merupakan mamalia dari keluarga beruang yang berwarna hitam putih asal Tiongkok. Hewan pemakan bambu itu merupakan pemanjat pohon dan perenang ulung.

Hewan berjari enam itu tidak berhibernasi selayaknya beruang lain.

Bentuknya yang lucu dan menggemaskan menjadi daya tarik bagi banyak orang hingga dijadikan simbol perdamaian di Tiongkok dan logo World Wildlife Fund (WWF). Melalui diplomasi panda, sejumlah panda raksasa hidup di luar habitatnya sebagai hadiah dari pemerintah Tiongkok untuk sejumlah negara. Dimulai pada 1972 saat Tiongkok menghadiahkan AS sepasang panda raksasa.

Dari sekian banyak yang dikirim ke luar negeri, sebagian besar

tidak kembali ke negeri asal dan mati di luar negeri karena perbedaan iklim dan habitat. Hal tersebut mengancam populasi panda hingga dikategorikan sebagai hewan terancam punah. Sejak 1984 barulah pemerintah Tiongkok menerapkan peraturan peminjaman untuk menjaga populasi panda tersebut. Sejalan dengan pemerintah Tiongkok, WWF sebagai organisasi internasional yang menangani masalah konservasi dan restorasi lingkungan menjadikan panda raksasa sebagai fokus kampanye konservasi mereka.

Bahkan hewan ikonik itu dijadikan logo organisasi sejak 1961

. Sejak 1970-an WWF telah mengampanyekan panda sebagai simbol program pemulihan spesies terancam punah. Dampak dari upaya menjaga populasi melalui program konservasi mulai terlihat. Sensus nasional pada 2014 melaporkan terdapat 1.864 panda raksasa termasuk anaknya di alam liar di Tiongkok. Jumlah itu meningkat dari 10 tahun lalu sebanyak 1.596 termasuk anaknya atau meningkat sebesar 17%.

 

sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/super-brawl-heroes-apk