Inflasi (Inflation) Dan Pengangguran (Unemployment)

Inflasi (Inflation) Dan Pengangguran (Unemployment)

Inflasi (Inflation) Dan Pengangguran (Unemployment)

Inflasi (Inflation) Dan Pengangguran (Unemployment)
Inflasi (Inflation) Dan Pengangguran (Unemployment)

Inflasi (Inflation)

Inflasi adalah naiknya harga-harga komoditi secara umum disebabkan oleh tidak sinkronnya antara program sistem pengadaan komoditi (produksi, penentuan harga, pencetakan uang dan lain sebagainya) dengan tingkat pendapatan yang dimiliki oleh mesyarakat. Sebenarnya inflasi bukan masalah yang terlalu berarti apabila keadaan tersebut diiringi oleh tersedianya komoditi yang diperlukan secara cukup dan ditimpali dengan naiknya tingkat pendapatan yang lebih besar dari % tingkat inflasi tersebut (daya beli masyarakat lebih besar dari tingkat inflasi).

Akan tetapi manakala biaya produksi untuk menghasilkan komoditi semakin tinggi yang menyebabkan harga jualnya juga menjadi relatif tinggi sementara disisi lain tingkat pendapatan masyarakat relatif tetap maka barulah inflasi ini menjadi sesuatu yang membahayakan apalagi bila berlangsung dalam waktu yang relatif lama dengan porsi berbanding terbalik antara tingkat inflasi terhadap tingkat pendapatan (daya beli).

Pengangguran (Unemployment)

Pengangguran sejatinya terjadi karena adanya kesenjangan antara penyediaan lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan. Selain itu pengangguran bisa juga terjadi meskipun jumlah kesempatan kerja tinggi akan tetapi terbatasnya informasi, perbedaan dasar keahlian yang tersedia dari yang dibutuhkan atau bahkan dengan sengaja memilih untuk menganggur (pengangguran sukarela).

Oleh karena pengangguran selalu saja ada dalam suatu perekonomian, maka sebenarnya pengangguran itu bukanlah masalah yang berat dan membahayakan, karena sesuatu yang selalu ada dan bahkan harus selalu ada termasuk hal yang menguntungkan bila bisa dikelola dengan baik dalam kondisi yang juga baik.

Dalam analisa ilmu ekonomi makro, kondisi yang diharapkan bukanlah bagaimana mempekerjakan semua tenaga kerja yang mencari pekerjaan dengan menyediakan lapangan kerja bagi mereka secara sporadis, karena akan membahayakan kondisi perekonomian bila ditinjau dari sisi lainnya ,

akan tetapi bagaimana caranya agar setiap lowongan kerja yang disediakan pada suatu periode oleh para pencari kerja inilah yang disebut dalam ilmu ekonomi sebagai ‘Full Employment”. Ingatlah bahwa kondisi full employment bukanlah kondisi yang sama sekali tidak ada pengangguran.

Baca Juga :