Hikmatun Nikah Terlengkap

Hikmatun Nikah Terlengkap

Hikmatun Nikah Terlengkap

Hikmatun Nikah Terlengkap
Hikmatun Nikah Terlengkap

 

Islam menganjurkan nikah sebagaimana tersebut karena ia mempunyai pengaruh yang baik bagi pelakunya sendiri, masyarakat dan seuruh umat manusia. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Hakikat Nikah

Nikah adalah jalan alami yang paling baik dan sesuai untuk menyalurkan dan memuaskan naluri seks. Dengan nikah badan jadi segar, jiwa jadi tenang, mata terpelihara dari melihat yang haram dan perasaan tenang menikmati barang yang halal.

Keadaan yang seperti inilah yang diisyaratkan oleh firman Allah:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.(QS. Ar-Rum : 21)

2. Nikah jalan terbaik bagi kebaikan anak-anak

memperbanyak keturunan, kelestarian hidup serta memelihara nasab dengan baik yang memang sepenuhnya diperhatikan oleh Islam.

3. Naluri

Naluri kebapakan dan keibuan akan tumbuh saling lengkap melengkapi dalam suasana hidup dengan anak-anak dan akan tumbuh pula perasaan-perasaan ramah, cinta dan sayang yang merupakan sifat-sifat baik yang menyempurnakan kemanusiaan seseorang.

4. Tanggung Jawab

Menyadari tanggung jawab beristri dan menanggung anak-anak akan menimbulkan sikap rajin dan sungguh-sungguh dalam memperkuat bakat dan pembawaan seseorang, ia akan cekatan bekerja karena dorongan tanggung jawab dan memikul kewajibannya, sehingga ia akan banyak bekerja dan mencari penghasilan yang dapat memperbesar jumlah kekayaan dan memperbanyak produksi. Juga dapat mendorong mengeksploitasi kekayaan alam yang dikaruniai Allah untuk kepentingan hidup manusia.

5. Pembagian tugas

Dimana yang satu mengurusi dan mengatur rumah tangga, sedangkan yang lain bekerja di luar, sesuai dengan batas-batas tanggung jawab atara suami isteri dalam menanggung tugas-tugasnya.

6. Dengan pernikahan dapat membuahkan diantaranya tali kekeluargaan, memperteguh kelanggengan rasa cinta antar keluarga dan mempererat hubungan kemasyarakatan yang memang oleh Islam direstui, ditopang, dan ditunjang. Karena masyarakat yang saling tunjang menunjang lagi saling menyayangi akan merupakan masyarakat yang kuat lagi bahagia

7. Dalam salah satu pernyataan PBB yang disiarkan oleh harian “NATIONAL” terbitan Sabtu 6 Juni 1959 mengatakan: “Bahwa orang yang bersuami istri umurnya lebih panjang daripada orang-orang yang tidak bersuami istri baik karena menjanda, tercerai atau sengaja membujang.

Sumber: https://www.pendidik.co.id/12-hukum-bacaan-tajwid-beserta-contohnya-yang-harus-diketahui/