Pendidikan

ETIKA MENULIS BLOG

ETIKA MENULIS BLOG

ETIKA MENULIS BLOG

ETIKA MENULIS BLOG
ETIKA MENULIS BLOG

 

Meskipun etika dalam hal penulisan blog tidak tertulis, seorang blogger di dunia blog tetap punya aturan dan etika. Ibaratnya seperti kita hidup dalam bermasyarakat, apa kata orang kalau kita tidak memiliki etika? Kacau kan ujung-ujungnya? Begitu juga berlaku bagi masyarakat di dunia maya, khususnya di dunia blog. Seorang blogger ibaratnya adalah individu yang hidup di lingkungan masyarakat blog, jadi sama saja kita juga punya etika dan aturan di sini.

Apalagi tulisan di blog kita berada di ranah publik, blog tentu harus memandang norma yang berlaku. Baik saat menulis/menyajikan konten di halaman sendiri dan komentar di halaman weblog orang lain. Bukan hanya hal salin tempel/copy-paste dan pembajakan konten.

Perlu atau tidak? Tentu saja perlu. Bahkan mungkin sudah diterapkan dengan tidak sadar. Tiap pemakaian mesin blog, fitur blog, dan hosting-nya memiliki ‘perjanjian’ tertentu, bukan?

Takut blog menjadi tidak lagi cair dan malah kaku? Agak miris memang melihat jalur hukum ditempuh demi bermasalah dengan blog.

Tiap tindakan tentu ada risikonya. Bagaimana mengurangi peluang terjadinya risiko tersebut? Lebih baik mencegah daripada menyesal kemudian, bukan?

Beberapa point yang perlu diperhatikan saat menulis di blog (Menurut Dhidik Prastiyanto) adalah sebagai berikut:

1. Isi tulisan tidak mengandung unsur SARA
Masalah SARA sangat rentang menimbulkan pertentangan yang akan berakibat buruk apalagi ditulis dalam media online yang bersifat mudah menyebar. Pemahaman orang tentang hal ini tentu saja berbeda-beda berdasarkan latar belakan orang yang membacanya. Keanekaragaman pemikiran tersebut akan menyulut masalah SARA yang ditulis dalam suatu blog menjadi masalah yang serius dan susah terkendalikan.

2. Tidak berbau pornografi
Suatu hal yang perlu diingat sebagai penulis blog disini bahwa blog dapat diakses oleh siapapun tidak terkecuali oleh anak dibawah umur. Memang penyedia layanan hosting blog seperti wordpress pun telah merilis aturan di term servicenya telah melarang adanya unsur pornografi dan akan memberi sanksi pada penulis ayng melanggar. Akan tetapi unsur pornografi yang diselipkan dalam kata-kata berbahasa indonesia akan sulit untuk terlacat.

3. Tidak melanggar hak cipta
Hal ini perlu digaris-bawahi karena banyak blog yang menyertakan link ke suatu file berupa lagu, buku elektronik, software, film atau karya lain yang sebenarnya terlindungi oleh hak cipta. Memang ada banyak perdebatan tentang hak cipta. Akan tetapi sebagai penulis yang baik kita berusaha untuk tidak melanggar hak cipta.

4. Pencantuman sumber tulisan
Dalam menulis, kita seharusnya menghargai penulis lainya apabila kita menulis berdasarkan referensi yang ada pada artikel penulis lain. Mencopy-paste adalah suatu hal yang sangat dilarang pada tulisan ilmiah, tetapi di blog menurut pendapat saya masih bisa ditoleransi asal mencantumkan sumbernya dan membuat link ke sumber tersebut. Jika kita ingin belajar menulis maka hindarilah copy paste. Dengan membaca dari berbagai sumber dan ditambah dengan pengetahuan yang kita miliki, kita dapat menulis tanpa harus mencopy paste artikel dari orang lain. Sekali lagi kita bisa meneruskan tulisan orang lain yang kita anggap bermanfaat dan menyebutkan bahwa tulisan tersebut berasal dari sang penulis aslinya.

5. Penggunaan Inisial
Pada saat membahas suatu kasus yang belum jelas, sebaiknya menggunakan inisial. Asas praduga tidak bersalah sebaiknya kita terapkan. Intinya dalam menulis adalah tujuan yang akan kita capai. Kiat bisa menyamarkan suatu kasus dalam bentuk cerita fiksi dengan penokohan yang berbeda untuk menyampaikan pesan dan hikmah yang dapat diambil dari suatu kasus.

6. Kata kunci yang tepat
Terkadang untuk kepentingan meningkatkan traffik blog, orang membuat kata kunci yang tidak sesuai dengan isi artikelnya. Hal ini akan menyesatkan pencari artikel. Mungkin masih bisa ditoleransi kalo isinya berguna bagi pencari artikel yang tersasar atau pencari produk yang tersasar tersebut. Sekali lagi ini hanya etika saja jika kita tidak ingin mempersulit orang lain. Memang sangat banyak informasi yang tidak relevan dengan yang kita cari di internet tapi setidaknya dengan menggunakan kata kunci yang tepat kita sedikit mengurangi masalah tersebut. Kontribusinya memang tidak significant tapi kalo semua penulis menggunakan keyword yang tepat akan memudahkan pembaca.

Sumber : https://vhost.id/