Umum

Dampak Interaksi Guru dan Siswa

Dampak Interaksi Guru dan Siswa

Dampak Negatif

  1. Kontrol dan batasan terhadap siswa sangat ketat, atau malah guru menerapkan sedikit sekali kontrol. Guru tidak tegas dalam menjalankan peraturan kelas (inkonsisten). Cenderung menjadi teman bagi siswa, permisif atau serba boleh atau malah tidak mau terlibat dengan siswa sama sekali.
  2. Lay out kelas tetap sama, tidak mengubah -ubah letak tempat duduk siswa sesuai dengan kegiatan pembelajaran.
  3. Siswa melanggar langsung dihukum, guru tidak mau mendengar alasan siswa,keputusan semua berasal dari guru. Siswa mengalami kekurangan motivasi karena aspirasinya tidak didengar.
  4. Komunikasi hanya satu arah, kelas baru dianggap baik apabila sunyi. Saat guru berbicara, siswa mendengar saja , siswa menjadi tidak berinisiatif karena siswa tidak boleh interupsi. Siswa takut menjalin komunikasi dengan guru.
  5. Tidak ada minat dan perhatian terhadap siswa, Tidak perhatian pada siswa , telalu memperhatikan emosi siswa dari pada kesuksesan pengelolaan kelas. Tidak menerapkan disiplin kepada siswa, hanya memperhatikan siswa jika mereka berbuat negatif, tidak ada penghargaan bagi mereka yang sudah berbuat positif.
  6. Tidak kreatif, menggunakan materi yang sama setiap tahun, tidak ada variasi, guru tidak mempersiapkan kelasnya.

Dampak Positif

  1. Mendengarkan dan tidak mendominasi.

Karena siswa merupakan pelaku utama dalam pembelajaran, maka guru harus memberi kesempatan agar siswa dapat aktif. Upaya pengalihan peran dari fasilitator kepada siswa bisa dilakukan sedikit demi sedikit.

  1. Bersikap sabar.

Aspek utama pembelajaran adalah proses belajar yang dilakukan oleh siswa itu sendiri. Jika guru kurang sabar melihat proses yang kurang lancar lalu mengambil alih proses itu, maka hal ini sama dengan guru telah merampas kesempatan belajar siswa.

  1. Menghargai dan rendah hati.

Berupaya menghargai siswa dengan menunjukan minat yang sungguh-sungguh pada pengetahuan dan pengalaman mereka

  1. Mau belajar.

Seorang guru tidak akan dapat bekerja sama dengan siswa apabila dia tidak ingin memahami atau belajar tentang mereka.

sumber: https://busbagus.co.id/pesatnya-perkembangan-youtuber-indonesia/