Pendidikan

CARA MENGELOLA KOMPETENSI PERSONAL

CARA MENGELOLA KOMPETENSI PERSONAL

            Kompetensi personal adalah kemampuan atau kecakapan seseorang untuk berkinerja. Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Efektif tidaknya suatu hasil kerja sangat dipengaruhi oleh pengetahuan, keterampilan serta perilaku yang sesuai  dengan tuntutan pekerjaan.

            Mengelola kompetensi personal berarti kepandaian seseorang untuk mengelola kemampuan dan kecakapan yang dimilikinya dengan prestasi kerja  serta sikap yang baik sehingga dapat memuaskan pemberi kerja sesuai dengan tujuan perusahaan. Mengelola kompetensi personal dapat dilakukan dengan cara menjaga kepribadian dan presentasi diri, menambah kemampuan dengan pelatihan/pendidikan serta pengembangan karir.

  1. Menjaga kepribadian
  2. Menjaga Kepribadian yang Baik

            Dalam kehidupan sehari-hari, sering didengar kata kepribadian. Secara umum, kepribadian adalah kecenderungan psikologis seseorang untuk melakukan tingkah laku sosial tertentu, baik berupa perasaan, berpikir, bersikap, dan berkehendak maupun perbuatan. Menurut departemen kesahatan, kepribadian adalah semua corak perilaku dan kebiasaan individu yang terhimpun dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan diri terhadap segala rangsangan, baik dari luar maupun dari dalam. Corak perilaku dan kebiasaan ini merupakan kesatuan fungsional yang khas pada seseorang. Perkembangan kepribadian tersebut bersifat dinamis, artinya selama individu masih bertambah pengetahuannya dan mau belajar serta menambah pengalaman dan keterampilan, mereka akan semakin matang dan mantap kepribadiannya.

            Kepribadian adalah ciri, karakteristik, gaya atau sifat-sifat yang memang khas dikaitkan dengan diri seseorang. Dapat dikatakan bahwa kepribadian itu bersumber dari bentukan-bentukan yang pada masa kecil dan juga bawaan-bawaan yang dibawa sejak lahir. Jadi yang disebut kepribadian itu sebetulnya adalah campuran dari hal-hal yang bersifat psikologis, kejiwaan dan juga yang bersifat fisik.

            Menjaga kepribadian yang baik diantaranya, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Mengendalikan diri
  • Bersikap mawas diri atau introspeksi diri
  • Jujur dalam sikap dan perbuatan
  1. Faktor-faktor yang membentuk kepribadian

            Kepribadian seseorang dibentuk oleh beberapa faktor berikut ini.

1)      Faktor Biologis

Faktor biologis berperan penting dalam membentuk otot, rangka, tinggi atau pendeknya seseorang, anggota tubuh dan fungsinya, warna kulit, kemampuan nalar dan kecerdasan serta kemampuan berpikir dan menganalisis.

2)      Faktor Kultural dan Peradaban

Faktor kebudayaan dan peradaban menyangkut kumpulan nilai-nilai, konsep-konsep, pengetahuan dan kebiasaan manusia dalam hidup bermasyarakat yang bisa memengaruhi kepribadian seseorang.

3)      Faktor Pendidikan

Pendidikan adalah indikator yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk dapat menyelesaikan permasalahan. Dengan latar belakang pendidikan pula seseorang dianggap akan mampu menduduki suatu jabatan tertentu. Pemahaman akan kepribadian seseorang juga dapat dilihat dari pendidikan.

4)      Faktor Keluarga

Faktor keluarga merupakan hal terpenting dalam membentuk kepribadian seseorang, karena dari keluargalah awal seseorang belajar melakukan interaksi dengan orang lain, belajar mengenal etika, budaya, norma-norma, dan nilai-nilai tradisi yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.

5)      Faktor Sosial dan Lingkungan

Status sosial seseorang dan lingkungan pergaulannya, seperti keluarga, sekolah, tempat tinggal, budaya, adat istiadat, juga mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan kepribadian orang tersebut.

sumber :

https://chadodomrealestateagentlittleelmtx.com/fantasy-manager-football-apk/