Asas asas Organisasi lanjutan

Asas asas Organisasi lanjutan

Asas asas Organisasi lanjutan

Asas asas Organisasi lanjutan
Asas asas Organisasi lanjutan

Koordinasi

Koordinasi adalah suatu asas yang menyatakan bahwa dalam suatu organisasi harus ada keselarasan aktivitas di antara satuan-satuan organisasi atau keselarasan di antara pejabatnya. Sedangkan manfaat koordinasi yaitu:
17) Menghindarkan konflik
18) Menghindarkan rebutan sumber atau fasilitas
19) Menghindarkan kekembaran pengerjaan
20) Menghindarkan kekosongan pengerjaan
21) Menghindarkan perasaan lepas satu sama lain
22) Menjamin kesatuan sikap
23) Menjamin kesatuan tindakan
24) Menjamin kesatuan kebijaksanaan
25) Menjamin kesatuan pelaksanaan

Macam-macam koordinasi: Baca juga: PPKI

(a) Koordinasi penegak: yaitu koordinasi antara satuan atau pejabat yang kedudukannya tidak sederajat.
(b) Koordinasi mendatar: yaitu koordinasi antar satuan yang kedudukannya sederajat.
(c) Koordinasi mekanis: yaitu koordinasi urutan penyelesaian pekerjaan secara mekanis, yang berupa penyelesaian pekerjaan saling tanggap diantara para pejabat dalam menghadapi suatu pekerjaan secara bersama.
(d) Koordinasi prosedur: yaitu koordinasi yang tergambar pada bagan koordinasi.
(e) Koordinasi substansi: yaitu koordinasi yang berupa program kerja.

Pelimpahan Wewenang

Wewenang adalah hak seorang pejabat untuk mengambil tindakan yang diperlukan agar tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik. Pelimpahan adalah penyerahan. Jadi pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian hak untuk mengambil tindakan yang diperlukan agar tugas serta tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik dari pejabat yang satu kepada pejabat yang lain. Dalam melakukan pelimpahan wewenang yang perlu diperhatikan :
(a) Batas wewenang setiap pejabat harus jelas
(b) Tanggung jawab dipikul oleh kedua belah pihak
(c) Tugas, tanggung jawab dan wewenang harus seimbang
(d) Perlu memperhatikan pendapat dari pejabat yang menerima limpahan
(e) Disertai kepercayaan bahwa yang menerima itu mampu
(f) Perlu adanya pembimbingan
(g) Perlu adanya pengontrolan

Rentangan Kontrol

Rentangan kontol adalah jumlah terbanyak bawahan langsung yang dapat dipimpin dengan baik oleh seorang atasan. Sedang bawahan langsung merupakan sejumlah pejabat yang langsung berkedudukan dibawah seorang utusan tertentu.

Jenjang organisasi

Jenjang organisasi adalah tingkat-tingkat satuan organisasi yang didalamnya terdapat pejabat, tugas, serta wewenang tertentu menurut kedudukannya dari atas sampai dengan bawah dalam suatu fungsi tertentu.
Pejabat yang berkedudukan pada tingkat yang lebih atas mengawasi para pejabat yang berkedudukan pada tingkat dibawahnya demikian seterusnya hingga hubungan-hubungan yang dilakukan antara para pejabat sejauh mungkin melewati tingkat-tingkat yang telah ditentukan.
Tingkatan dalam struktur organisasi dibedakan 3 macam:
(1) Struktur organisasi pipih : adalah struktur organisasi yang melaksanakan jenjang organisasi antara 2 sampai 3 tingkat
(2) Struktur organisasi datar: adalah struktur organisasi yang melaksanakan jenjang organisasi sampai dengan 4 tingkat
(3) Struktur organisasi curam: adalah struktur organisasi yang melaksanakan jenjang sampai dengan 5 tingkat.

Kesatuan Perintah

Kesatuan perintah berarti bahwa tiap-tiap pejabat dalam organisasi hendaknya dapat diperintah dan bertanggung jawab kepada seorang atasan tertentu. Tidak ada kesatuan perintah akan menimbulkan kebingungan, keraguan dari para bawahan.

Fleksibilitas

Struktur organisasi harus sudah dirubah untuk disesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi tanpa mengurangi kelancaran aktivitas yang sedang berjalan. Kalau diubah tetapi menghambat kelancaran aktivitas yang sedang berjalan, maka ini bukanlah flesibilitas (kelenturan). Adapun perubahan yang mungkin terjadi sehingga menyebabkan perunya struktur organisasi dirubah. Misalnya, perubahan tujuan, penambahan tujuan, perluasan aktivitas, dan penambahan kerja.