Apresiasi Ketulusan dan Keikhlasan Para Pegiat Komunitas

Apresiasi Ketulusan dan Keikhlasan Para Pegiat Komunitas

 Apresiasi Ketulusan dan Keikhlasan Para Pegiat Komunitas

 

 Apresiasi Ketulusan dan Keikhlasan Para Pegiat Komunitas

Event Bogor Hujan Komunitas yang digelar selama dua hari

Sabtu (30/09/2017) hingga Minggu (01/10/2017) di Gor Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor ini diapresiasi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat. Usai membuka acara, Ade menyempatkan hadir di beberapa stand pameran komunitas yang memajang hasil karya dari berbagai komunitas.

Ade mengatakan

Dirinya merasa senang dapat bertemu dengan orang-orang yang penuh dengan inovasi, ketulusan, keikhlasan dan kecintaan terhadap sesama. Mereka mau melihat sekitar dan berbagi ilmu, keterampilan dan juga pengalaman. Hal ini tentu perlu dukungan Pemerintah Kota Bogor walaupun tidak bisa secara berlebihan karena nanti ujungnya akan bias dan motivasinya jadi berubah. 
“Bentuk kegiatan hari ini sangat bagus untuk terus mempertemukan antar komunitas dan orang yang mempunyai keinginan dan ketulusan dalam berbagi sesama sekaligus membuat kotanya nyaman,” ujarnya. 

Tak hanya itu, menurutnya kegiatan ini juga kalau perlu ditingkatkan kualitasnya agar semua memberi inspirasi bagi kelompok lain. Caranya melalui sebuah penghargaan yang dilihat dari usia komunitas dan target apa saja yang sudah tercapai.  “Ini komunitas yang ada di Kota Bogor jadi wajar kalau Pemerintah memberikan piagam atau apapun, minimal sebagai tanda karena sudah berkarya demi Kota Bogor,” katanya

Ade menuturkan

Lewat jambore ini komunitas yang bidangnya hampir beririsan bisa juga saling tukar ilmu yang belum dimiliki. Misalnya ada komunitas yang mengajar hanya dibidang keilmuannya, adapula yang mengajar bidang keterampilan, atau mengajarkan sikap. “Mereka ini bisa saling kolaborasi. Bahkan lebih baik jika komunitas ikut mewarnai kegiatan kejar paket A, B, dan C bagi anak-anak yang putus sekolah,” imbuhnya. 

Kejar paket A, B dan C bagi anak-anak putus sekolah, lanjut Ade, saat ini memang sedang digencarkan Pemerintah Kota Bogor demi meningkatkan usia lama sekolah di Kota Bogor. Para komunitas bisa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan membuat kegiatan pendamping siswa kejar paket.  “Intinya agar anak-anak tersebut bisa lebih berkualitas,” jelasnya. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, kegiatan jambore ini untuk merekatkan jejaring antar komunitas yang ada di Kota Bogor. Di tahun ini, Komunitas menampilkan karya mereka lewat ajang pameran dan pertunjukan.  “Dispora memfasilitasi apa yang bisa difasilitasi. Kami juga telah mensounding agar komunitas Kota Bogor go provinsi dengan mengikuti pemilihan komunitas terbaik dari Dispora Provinsi,” katanya. 

Menurutnya, komunitas merupakan kegiatan unik sebab mereka berkumpul dalam satu visi, tanpa anggaran rumah tangga melainkan hanya pendanaan sosial. Maka, kedepan agar Komunitas semakin aktif dan mempunyai ruang, Dispora akan ajukan anggaran tambahan bagi kegiatan kepemudaan dan komunitas. Sehingga kegiatan sepeti jni bisa digelar setahun tiga kali. “Harapan kami mereka akan lebih saling mengenal dari sisi karakter dan bidang untuk kemudian dipetakan permasalahan unik di Kota Bogor sehingga bisa berkontribusi, bersinergikan dan membantu untuk meringankan beban Kota Bogor,” terangnya.

Sementara itu

Ketua Panitia Bogor Hujan Komunitas Robby Firliandoko mengatakan, acara ini terbuka untuk semua usia dan tidak dipungut biaya sama sekali. Disini, pengunjung bisa melihat pameran 38 profil komunitas yang disajikan melalui poster, adapula pameran 17 komunitas di stand, 5 aksi komunitas, bincang komunitas, dan 5 penampilan komunitas. “Aksi komunitas  itu melakukan aksi sesuai bidang komunitasnya. Misalnya Earth Hour Bogor akan mengajarkan cara membuat tas daur ulang, dari Perhumas Muda Bogor mengajak Indonesia bicara baik, dan komunitas ospek merilis buku barunya dan lainnya,” tuturnya.

Sedangkan penampilan komunitas mempersembahkan Perempuan Puisi

Bogor Raya Drummer, Teater Leuwiliang, Moka Kota Bogor, Bogor Blues, Bogor magicians. Hingga kegiatan hiburan musik dari musisi Kota Bogor Meri Seles, Demen Tawai dan My Secret Identity.  “Yang tampil hari ini semuanya yang berbau musik baru kemudian setengahnya lagi di Minggu,” pungkasnya.

 

Artikel terkait :