Pendidikan

Analisis SWOT Pada Standar Pengelolaan

Analisis SWOT Pada Standar Pengelolaan

Dalam PP No. 13 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan, disebutkan bahwa Standar Pengelolaan adalah kriteria mengenai perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan.[15]

Kriteria Baldrige dalam perspektif kesisteman untuk mengelola organisasi pendidikankhususnya membutuhkan sinergitas, integrasi, konsistensi, kesepadanan (linkages) antara perencanaan, proses, ukuran dan tindakan-tindakan perbaikan dan pengembangan standar.[16]

Dari pengertian di atas, kami merumuskan bahwa standar pengelolaan adalah adanya perpaduan yang serasi antara perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi atau pengawasan menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk mencapai tujuan pendidikan. Jadi inti dari pengelolaan itu adalah kesesuaian antara perencanaan, proses,  pengawasan dan tindak lanjut.

Dengan demikian standar pengelolaan pendidikan merupakan hal yang penting dalam penyelenggaraan pendidikan dan perlu dikaji dan dianalisis serta ditindak lanjuti dengan langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan pendidikan.Hal-hal yang perlu dianalisis misalnya :

–             Kepemimpinan/manajemen, meliputi :kelengkapan dan keakuratan rencana strategi, rencana operasional, kemitraan warga sekolah dan masyarakat, forum publikasi, lingkungan yang kondusif dalam KBM, penerapan demokratisasi di sekolah, kepemilikan usaha sekolah dan lain-lain.

–             Organisasi dan administrasi meliputi : memiliki tupoksi yang jelas, memiliki system administrasi yang lengkap dan lain-lain.

–             Kesiswaan, meliputi : memiliki regulasi penerimaan siswa baru yang professional,  memiliki program pembinaan dan bimbingan siswa yang jelas.

–             Hubungan masyarakat, meliputi : memiliki wadah hubungan antara sekolah dengan masyarakat, uraian kadar keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sekolah yang jelas.

–             Kultur sekolah, meliputi : pengembangan budaya yang kondusif, memiliki sarana yang membangkitkan komitmen yang tinggi dan pencitaan rasa aman, memiliki regulasi yang menciptakan rasa tanggung jawab yang tinggi, menciptakan suasana harmonis dan etos kerja yang tinggi dan lain-lain.

Contoh analisis standar pengelolaan pada sekolah/madrasah sebagai berikut :

Kekuatan:Sekolah memiliki perencanaan yang bagus, tersusun secara sistematis tahapan-tahapan pelaksanaan program dengan mempertimbangkan berbagai factor yang akan mempengaruhinya.

Kelemahan : Rencana program yang disusun hanya berasumsi pada masa kini, bukan berasumsi pada masa depan.

Peluang :Program akan terlaksana dengan baik karena didukung oleh sarana dan prasarana yang lengkap serta rencana program yang memenuhi standar pelayanan minimal.

Tantangan : Karena lemahnya pengawasan sehingga pada standar proses ada aspek-aspek tertentu yang berlangsung tidak sesuai dengan rencana program yang ditetapkan, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung secara efektif dan efisien.

Langkah Strategi : Sekolah harus menganalisis kembali rencana program untuk mengetahui kelemahannya, serta merumuskan kembali rencana program tersebut serta tantangan yang akan dihadapi dalam pelaksanaan program pada revisi rencana program tersebut.

sumber :