ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PADA PABRIK TAHU PETIS LESTARI

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PADA PABRIK TAHU PETIS LESTARI

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PADA PABRIK TAHU PETIS LESTARI

 

ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PADA PABRIK TAHU PETIS LESTARI

  • Latar Belakang

Dalam menghadapi era globalisasi seperti saat ini Indonesia mempunyai tantangan berat untuk membenahi perekonomian negara yang belum stabil. Selain itu globalisasi ekonomi telah memaksa negara untuk membuka pasarnya untuk semua pelaku ekonomi, baik antar pelaku ekonomi domestik maupun ekonomi mancanegara. Hal ini menjadikan persaingan semakin ketat, sedangkan pasar yang diperebutkan semakin sempit dan membawa pelaku ekonomi dituntut masuk ke dalam persaingan yang kompetitif.

Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, dibutuhkan bahan info penting yang dapat membantu perusahaan untuk mencapai target penjualan. Adapun bahan pertimbangan merupakan peramalan dimana akan memprediksi hasil penjualan yang akan di dapat di masa datang hingga memberikan keuntungan semaksimal mungkin. Dengan mengetahui ramalan penjualan maka perusahaan mengambil langkah-langkah yang lebih efisien agar pencapaian target penjualan dapat terlaksana.

Di dalam menjalankan usaha, pemilik Pabrik Tahu Petis Lestari dituntut agar dapat memperbaiki erta menambah jumlah produk yang dihasilkannya. Penjualan terkadang sisa dan terkadang kekurangan. Oleh karena itu, dibutuhkan peramalan agar terget penjualan dapat terlaksana dengan baik. Penulis tertarik untuk mengangkat masalah ini sebagai judul Penulisan Ilmiah dengan judul “Analisis Peramalan Penjualan pada Pabrik Tahu Petis Lestari”.

 

  • Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut maka penulis merumuskan masalah tentang bagaimana cara perusahaan meramalkan penjualan tahu bulan juni 2009 dari data penjualan bulan juni 2008 sampai dengan mei 2009 pada Pabrik Tahu Petis Lestari.

 

  • Batasan Masalah

Dalam Penulisan Ilmiah ini penulis membatasi masalah hanya pada Peramalan Penjualan Pabrik Tahu Petis Lestari dari data penjualan tahu bulan juni 2008 sampai dengan mei 2009. Alat analisis yang digunakan dengan menggunakan Moving Average 2 Periode dan 3 Periode. Penelitian dilakukan 26 April 2009 di desa Kemantren kota Cirebon.

 

  • Tujuan Penelitian

Tujuan penulisan melakukan penelitiaan adalah ingin mengetahui peramalan target penjualan tahu bulan Juni 2009.

 

  • Metode Penelitian

  1. Objek Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Pabrik Tahu Petis Lestari yang berlokasi di jalan Pangeran Cakra Buana RT 01 no. 100 di desa Kemantren kota Cirebon.

  1. Data dan Variabel

Karena penulis ini hanya membahas mengenai Peramalan Penjualan Pabrik Tahu maka data yang digunakan dalam penulisan ini adalah data Interview dan Observasi.

 

  • Metode Pengumpulan Data

  1. Interview

Yaitu dengan melakukan tanya jawab langsung dengan pihak perusahaan terutama yang mengetahui atau yang bertugas di bidang pemasaran.

  1. Observasi

Yaitu dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan.

  1. Studi Pustaka

Yaitu metode pengumpulan data dengan cara membaca dan memahami buku-buku yang berkaitan dengan peramalan penjualan dengan menggunakan metode moving average.

  • Manfaat Penelitian
  1. Bagi perusahaan

Dapat menetapkan target penjualan melalui ramalan penjualan.

  1. Bagi mahasiswa

Mengetahui bagaimana suatu perusahaan meramalkan target penjualan di masa yang akan datang.

 

  • Kesimpulan

Forecast / peramalan penjualan dilakukan dengan berbagai macam teknik peramalan antar lain : Moving Average, Weight Moving Average, Exponential Smoothing, dan Least Square. Penulisan dalam peramalan menggunakan Moving Average dengan rata-rata bergerak 2 bulan dan rata-rata bergerak 3 bulan untuk melakukan peramalan tersebut. Avertebrata Hasil perhitungan dengan dengan menggunakan rata-rata bergerak 2 bulan untuk peramalan bulan juni 2009 sebesar 173.397 dengan kesalahan peramalan MAD sebesar 65,6 dan untuk perhitungan rata-rata bergerak 3 bulan untuk peramalan bulan juni 2009 sebesar 188.072 dengan kesalahan (MAD) sebesar 1.656,78. Metode yang baik digunakan dengan menggunakan rata-rata bergerak 2 bulan karena kesalahan perhitungan lebih kecil dan mendekati kenyataan penjualan yang diperoleh.